Sabtu, 02 Oktober 2010

HATI YANG BERSIH




Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Akhir-akhir ini saya banyak membaca buku sufi, ternyata saya baru tahu bahwa penyucian hati atau tazkiyatun-nufus merupakan perkara besar dalam Islam. Apalah artinya beramal saleh, jika hati kita masih kotor, penuh dengan sifat-sifat buruk? Semua amalan bisa rusak seketika, bahkan bisa hilang tanpa bekas, jika ternyata masih ada riya’ dalam diri.

Melalui rubrik ini, saya ingin bertanya kepada Ustadz tentang indikasi hati yang bersih, mudah-mudahan dengan jawaban tersebut saya bisa mengoreksi sejauh mana kondisi hati saya saat ini. Terima kasih atas jawaban Ustadz.

UG
Jambi

Wa’alaikumussalam Warahmatullahi Wabarakatuh

Sebelum menjawab pertanyaan Saudara, kami ingin meluruskan pernyataan Saudara tentang amal saleh. Menurut kami, amal saleh itu adalah perbuatan baik yang dilakukan oleh orang yang baik karena niat dan motivasi yang baik dan benar. Suatu perbuatan yang tidak dilandasi oleh niat dan landasan akidah yang benar, menurut kami bukan termasuk amal saleh. Dengan pengertian seperti ini, maka amal saleh itu tetap berguna kapan dan di manapun juga. Tidak ada amal saleh yang sia-sia.

Tentang hati, Imam Al-Ghazali membagi menjadi tiga jenis, yaitu: hati yang mati, hati yang sakit, dan hati yang sehat. Hati sakit adalah hatinya orang-orang kafir yang telah menutup diri dari kebenaran. Satu-satunya cara menghidupkan hati yang mati adalah dengan membuka tutup yang selama ini telah menutupi dan melindunginya dari hidayah.

Hati yang sakit adalah hatinya orang-orang mukmin yang terserang satu atau lebih penyakit jiwa, seperti hasad, riya’, ujub, dan takabbur. Penyakit hati itu bisa disembuhkan dengan “Tazkiyatun-nufus”, membersihkan hati. Setiap Muslim wajib mendiagnosa penyakit hatinya, kemudian dengan sungguh-sungguh mengobatinya agar hatinya sehat dan selamat.

Hati yang sehat adalah hatinya orang beriman yang lapang dan terbebas dari segala bentuk penyakit hati. Orang-orang yang hatinya sehat merasakan kelapangan dan kemudahan hidup. Hatinya tenang karena menerima qadha dan qadar Allah Subhanahu wa Ta’ala. Terhindar dari rakus dan iri hati. Jauh dari rendah diri dan tinggi hati. Sebaliknya, mereka tampak tawadhu dan optimis. Selalu bahagia, tidak mengeluh. Selalu bersikap positif, tidak curiga, dan buruk sangka, terutama kepada Allah. Senantiasa bersyukur menghadapi nikmat dan bersabar ketika mendapati musibah.

Hati yang sehat adalah hati yang bebas dari noda syirik hingga sekecil kecilnya dan seremeh-remehnya. Berserah diri kepada-Nya dengan segenap keyakinannya. Mengimani ke-Ilahiyan- Nya beserta nama-nama dan sifat-sifat- Nya.

Hati yang sehat adalah hati orang beriman yang beribadah kepada Allah dengan sukarela, rasa cinta, tawakkal, khusyu, khudhu’ (merendah), dan raja’ (penuh harap), sambil mengikhlaskan amalnya semata-mata karena Allah Ta’ala.

Hati yang sehat adalah hati yang menerima perintah dan larangan Allah dengan penuh ketundukan dan keridhaan. Bila disebut nama Allah, maka bergetarlah hatinya. Bila dibaca ayat-ayat Allah, maka bertambahlah imannya.

Hanya orang-orang yang hatinya sehat saja yang nantinya bakal dipanggil Allah masuk ke dalam golongan hamba-hamba- Nya, dan masuk ke dalam surga-Nya:
” Hai jiwa yang tenang. Kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang puas lagi diridhai-Nya. Maka masuklah ke dalam jama’ah hamba-hamba- Ku, Masuklah ke dalam surga-Ku.” (Al-Fajr [89]: 27 – 30)

Hanya dengan hati yang sehat saja, kita akan selamat menempuh perjalanan akhirat menuju Allah. Ketika harta, keluarga, dan kolega tidak ada manfaat dan gunanya, maka hati yang sehat saja yang nanti akan berguna. Allah berfirman: ”Yaitu di hari harta dan anak-anak tidak berguna, kecuali orang-orang yang menghadap Allah denagn hati yang sehat (Qalbun Salim)” (Asyu’ara [26]: 88 – 89).*

SUARA HIDAYATULLAH, AGUSTUS 2010

Sabtu, 25 September 2010

BADAI MATAHARI (PREDIKSI TAHUN 2012)




Foto letupan matahari yang diambil dari satelit NASA (AP Photo/NASA)

Misteri badai atau tsunami matahari kini tidak saja menjadi perhatian para peneliti. Pengambil kebijakan di Inggris pun mulai risau dengan fenomena di luar angkasa itu – apakah sedahsyat dengan julukan yang disandangnya (tsunami atau badai) dan bisa mendatangkan malapetaka bagi semua penghuni Bumi.

Menteri Pertahanan Inggris, Liam Fox, sampai menggelar suatu konferensi khusus di London pada Senin, 20 September 2010. Pejabat bergelar doktor di bidang medis itu rupanya menganggap serius peringatan dari para ilmuwan – termasuk dari NASA awal tahun ini – bahwa suatu ledakan energi Matahari bisa melumpuhkan Bumi pada 2012.

Seperti dilansir harian Telegraph dan The Sun, para peneliti khawatir ledakan besar yang mereka sebut sebagai tsunami matahari itu bisa menyebabkan pemadaman listrik secara total di seluruh dunia dan kekacauan global. Potensi bencana yang terjadi sekali dalam seabad ini bisa membawa ancaman serius pada sejumlah fasilitas vital: kerusakan jaringan listrik, hancurnya sistem komunikasi, pesawat jatuh, dropnya stok pangan dunia, dan porak-porandanya jaringan Internet.

Bencana sejenis disebutkan pernah terjadi pada tahun 1859 dan mendatangkan kerusakan dahsyat di Eropa dan Amerika. Saat itu dilaporkan kawat telegraf terbakar habis. Bahkan, saat itu diberitakan dua pertiga langit di Bumi diselimuti cahaya aurora berwarna merah darah.

Maka, Fox meminta para ilmuwan untuk menyusun strategi guna mengantisipasinya. Mantan penasihat pertahanan pemerintah AS, Dr. Avi Schnurr, juga memperingatkan, “Badai geomagnetik bisa menghancurkan negara-negara di muka bumi. Kita tidak bisa berpangku tangan menunggu bencana itu datang.”

***

Namun, tidak semua ilmuwan yang saat ini was-was dengan ancaman badai matahari itu. Seorang peneliti astronomi dari Indonesia menilai bahwa badai matahari bukanlah hal yang perlu ditakutkan.

Peneliti utama Astronomi dan Astrofisika dari Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN), Thomas Djamaluddin, memaparkan bahwa badai matahari terjadi dari awal terbentuknya matahari dan akan terus terjadi selama matahari ada. Djamaluddin juga mengatakan bahwa badai matahari yang merupakan siklus 11 tahunan dapat juga terjadi setiap saat dan tidak dapat diperkirakan secara tepat kapan akan terjadinya lagi.

”Badai matahari sering sekali terjadi, pada tahun 1996 dan 2009 aktivitas badai matahari sangat sedikit, ini disebut matahari tenang. Ketika badai matahari banyak terjadi, maka disebut matahari aktif. Ini terjadi pada tahun 1991,2000, dan diperkirakan akan terjadi lagi pada tahun 2013,” ujar Djamaludin saat dihubungi VIVAnews, Jumat 24 September 2010.

Bahkan, dia menuturkan, badai matahari terakhir yang mengenai bumi terjadi pada tanggal 1 Agustus 2010 kemarin. Hal ini tentunya luput dari pengamatan masyarakata awam karena badai matahari ini tergolong dalam skala kecil.

“Badai matahari yang kecil hanya akan menimbulkan aurora di kutub,” jelasnya.

Menanggapi ramainya berita dan kekhawatiran yang timbul akan ramalan badai matahari 2013 yang akan melumpuhkan bumi, Djamaludin menjelaskan bahwa badai matahari tidak berbahaya bagi kehidupan manusia secara langsung. Dia meluruskan anggapan bahwa badai matahari adalah sesuatu yang sangat menakutkan bagi umat manusia.

“Badai mataharinya sendiri tidak berbahaya secara langsung bagi umat manusia. Namun kemajuan teknologi saat inilah yang terlalu rentan akan badai matahari,” lanjutnya lagi.

Dia menjelaskan bahwa teknologi yang menggunakan satelit dan listrik, seperti navigasi, komunikasi dan perbankan, akan memperoleh imbasnya. Dia memberikan contoh efek terbesar dari badai matahari terjadi pada tahun 1989 di Kanada dan Swedia.

“Pada saat itu badai matahari menyerang konduktor listrik dan menyebabkan listrik mati selama sembilan jam,” jelasnya.

Hal ini terjadi karena partikel-partikel dari badai matahari mempengaruhi induksi listrik di daerah tersebut, namun hal ini tidak akan berpengaruh terhadap jaringan listrik yang luas. Djamaludin mengatakan bahwa badai matahari bukanlah ancaman jika ada tindakan antisipasi yang dilakukan oleh badan terkait.

Diantaranya adalah pengaturan satelit jika badai matahari diperkirakan akan terjadi. Satelit merupakan teknologi paling rentan terhadap gejala alam ini. Diantaranya yang akan paling parah terkena imbasnya adalah perangkat telekomunikasi, navigasi dan perbankan.

“Bumi tidak akan mengalami gangguan selama dilakukan langkah-langkah pengamanan. Diantaranya adalah mematikan sementara satelit atau menempatkannya dalam save mode, untuk kemudian dinyalakan kembali jika badai matahari telah berakhir,” papar Djamaludin.

Perkiraan kapan terjadinya badai matahari, ujarnya, dapat dilakukan dengan menggunakan teleskop canggih. Melalui teleskop ini, aktivitas magnetik di permukaan matahari serta ledakan matahari dapat dilihat. Kapan terjadinya, berapa lama dan apakah akan mengarah ke bumi dapat diketahui dengan cara ini.

Djamaludin mengatakan bahwa masyarakat Indonesia tidak perlu khawatir akan dampak badai matahari. Tidak seperti Kanada yang waktu itu mati lampu karena badai matahari, Indonesia diperkirakan tidak akan terpengaruh sama sekali.

“Belum ada penelitian yang mengatakan bahwa negara-negara di daerah ekuator seperti Indonesia juga terkena dampaknya, biasanya badai matahari berdampak paling besar pada daerah-daerah yang dekat dengan kutub,” jelasnya.

Namun, operator telekomunikasi dan perbankan di Indonesia yang mengandalkan teknologi satelit akan terancam jika badai matahari terjadi. Untuk itu, LAPAN bekerjasama dengan instansi terkait melakukan sosialisasi mengenai badai matahari ini dan meluruskan informasi yang keliru di masyarakat.

“Tujuan sosialisasi ini adalah meluruskan bahwa badai matahari tidak mengancam kehidupan manusia secara langsung, tapi mengancam teknologi yang ada,” ujarnya.

Sosialisasi yang dilakukan LAPAN berupa pertemuan dengan beberapa pemegang saham perusahaan terkait. LAPAN juga melakukan sosialisasi melalui ceramah, workshop dan seminar-seminar kepada masyarakat. (sj)

Kamis, 23 September 2010

SAKARATUL MAUT


Oleh : Anonim

"Kalau sekiranya kamu dapat melihat malaikat-malaikat mencabut nyawa orang-orang yang kafir seraya memukul muka dan belakang mereka serta berkata, "Rasakanlah olehmu siksa neraka yang membakar." (niscaya kamu akan merasa sangat ngeri) (QS. Al-Anfal {8} : 50).

"Alangkah dahsyatnya sekiranya kamu melihat di waktu orang-orang yang zalim berada dalam tekanan-tekanan sakaratul maut, sedang para malaikat memukul dengan tangannya (sambil berkata), "Keluarkanlah nyawamu !" Pada hari ini kamu dibalas dengan siksaan yang sangat menghinakan, karena kamu selalu mengatakan terhadap Alloh (perkataan) yang tidak benar dan kerena kamu selalu menyombongkan diri terhadap ayat-ayat-Nya". (Qs. Al- An'am : 93).

Cara Malaikat Izrail mencabut nyawa tergantung dari amal perbuatan orang yang bersangkutan. Bila orang yang akan meninggal dunia itu durhaka kepada Alloh, maka Malaikat Izrail mencabut nyawa secara kasar. Sebaliknya, bila terhadap orang yang soleh, cara mencabutnya dengan lemah lembut dan dengan hati-hati. Namun demikian peristiwa terpisahnya nyawa dengan raga tetap teramat menyakitkan.

"Sakitnya sakaratul maut itu, kira-kira tiga ratus kali sakitnya dipukul pedang". (H.R. Ibnu Abu Dunya).

Di dalam kisah Nabi Idris a.s, beliau adalah seorang ahli ibadah, kuat mengerjakan sholat sampai puluhan raka'at dalam sehari semalam dan selalu berzikir di dalam kesibukannya sehari-hari. Catatan amal Nabi Idris a.s yang sedemikian banyak, setiap malam naik ke langit. Hal itulah yang sangat menarik perhatian Malaikat Maut, Izrail. Maka bermohonlah ia kepada Alloh Swt agar di perkenankan mengunjungi Nabi Idris as. di dunia. Alloh Swt. mengabulkan permohonan Malaikat Izrail, maka turunlah ia ke dunia dengan menjelma sebagai seorang lelaki tampan, dan bertamu kerumah Nabi Idris as.

"Assalamu'alaikum, yaa Nabi Alloh". Salam Malaikat Izrail,
"Wa'alaikum salam wa rahmatulloh". Jawab Nabi Idris a.s.

Beliau sama sekali tidak mengetahui, bahwa lelaki yang bertamu ke rumahnya itu adalah Malaikat Izrail. Seperti tamu yang lain, Nabi Idris as. melayani Malaikat Izrail, dan ketika tiba saat berbuka puasa, Nabi Idris as. mengajaknya makan bersama, namun di tolak oleh Malaikat Izrail. Selesai berbuka puasa, seperti biasanya, Nabi Idris as. mengkhususkan waktunya "menghadap" Alloh sampai keesokan harinya. Semua itu tidak lepas dari perhatian Malaikat Izrail. Juga ketika Nabi Idris terus-menerus berzikir dalam melakukan kesibukan sehari-harinya, dan hanya berbicara yang baik-baik saja. Pada suatu hari yang cerah, Nabi Idris a.s mengajak jalan-jalan "tamunya" itu ke sebuah perkebunan di mana pohon-pohonnya sedang berbuah, ranum dan menggiurkan.

"Izinkanlah saya memetik buah-buahan ini untuk kita" pinta Malaikat Izrail (menguji Nabi Idris a.s). "Subhanalloh, (Maha Suci Alloh)" kata Nabi Idris a.s. "Kenapa ?" Malaikat Izrail pura-pura terkejut.

"Buah-buahan ini bukan milik kita". Ungkap Nabi Idris as. Kemudian Beliau berkata: "Semalam anda menolak makanan yang halal, kini anda menginginkan makanan yang haram". Malaikat Izrail tidak menjawab. Nabi Idris as. perhatikan wajah tamunya yang tidak merasa bersalah. Diam-diam beliau penasaran tentang tamu yang belum dikenalnya itu. Siapakah gerangan ? pikir Nabi Idris as.

"Siapakah engkau sebenarnya ?" tanya Nabi Idris a.s.
"Aku Malaikat Izrail". Jawab Malaikat Izrail. Nabi Idris as. terkejut, hampir tak percaya, seketika tubuhnya bergetar tak berdaya. "Apakah kedatanganmu untuk mencabut nyawaku ?" selidik Nabi Idris as. serius.
"Tidak" Senyum Malaikat Izrail penuh hormat.
"Atas izin Alloh, aku sekedar berziarah kepadamu" jawab Malaikat Izrail. Nabi Idris manggut-manggut, beberapa lama kemudian beliau hanya terdiam.
"Aku punya keinginan kepadamu" tutur Nabi Idris as.
"Apa itu ? katakanlah !". Jawab Malaikat Izrail.
"Kumohon engkau bersedia mencabut nyawaku sekarang, lalu mintalah kepada Alloh SWT untuk menghidupkanku kembali, agar bertambah rasa takutku kepada-Nya dan meningkatkan amal ibadahku". Pinta Nabi Idris as.
"Tanpa seizin Alloh, aku tak dapat melakukannya", tolak Malaikat Izrail.


Pada saat itu pula Alloh SWT memerintahkan Malaikat Izrail agar mengabulkan permintaan Nabi Idris a.s. Dengan izin Alloh SWT Malaikat Izrail segera mencabut nyawa Nabi Idris as. sesudah itu beliau wafat. Malaikat Izrail menangis, memohonlah ia kepada Alloh SWT agar menghidupkan Nabi Idris as. kembali. Alloh mengabulkan permohonannya. Setelah dikabulkan Allah Nabi Idris a.s. hidup kembali.

"Bagaimanakah rasa mati itu, sahabatku ?" Tanya Malaikat Izrail.
"Seribu kali lebih sakit dari binatang hidup dikuliti". Jawab Nabi Idris as.
"Caraku yang lemah lembut itu, baru kulakukan terhadapmu". Kata Malaikat Izrail.

MasyaAlloh, lemah-lembutnya Malaikat Maut (Izrail) itu terhadap Nabi Idris as.
Bagaimanakah jika sakaratul maut itu datang kepada kita ?
Siapkah kita untuk menghadapinya?


Rabu, 22 September 2010

GAMBARAN NERAKA DAN HARI BERBANGKIT


Assalamu'alaikum Wr. Wb !!!

Sahabat semua...bacalah.

YA ALLAH... YA RAHMAN... YA RAHIM, lindunglilah dan peliharakanlah kami, kedua ibu bapa kami, suami/istri kami, anak-anak kami, kaum keluarga kami & semua orang Islam dari azab siksa api nerakaMu YA ALLAH.

Sesungguhnya kami tidak layak untuk menduduki syurgaMu YA ALLAH, namun tidak pula kami sanggup untuk ke nerakaMu YA ALLAH.

Ampunilah dosa-dosa kami, terimalah taubat kami dan terimalah segala ibadah dan amalan kami dengan RAHMATMU YA ALLAH......AMIN.

GAMBARAN TENTANG NERAKA

Yazid Ar Raqqasyi dari Anas bin Malik ra. berkata:
Jibril datang kepada Nabi saw. pada waktu yg ia tidak biasa datang dalam keadaan berubah mukanya, maka ditanya oleh nabi saw.
"Mengapa aku melihat kau berubah muka?"
Jawabnya:
"Ya Muhammad, aku datang kepadamu di saat Allah menyuruh supaya dikobarkan penyalaan api neraka, maka tidak layak bagi orang yang mengetahui bahwa neraka Jahannam itu benar, dan siksa kubur itu benar, dan siksa Allah itu terbesar untuk bersuka-suka sebelum ia merasa aman dari padanya."
Lalu nabi s.a..w. bersabda:
"Ya Jibril, jelaskan padaku sifat Jahannam.
Jawabnya:
"Ya. Ketika Allah menjadikan Jahannam, maka dinyalakan selama seribu tahun sehingga merah, kemudian dilanjutkan seribu tahun sehingga putih, kemudian seribu tahun sehingga hitam, maka ia hitam gelap, tidak pernah padam nyala dan baranya. Demi Allah yg mengutus engkau dengan hak, andaikan terbuka sebesar lubang jarum niscaya akan dapat membakar penduduk dunia semuanya kerana panasnya. Demi Allah yg mengutus engkau dengan hak, andaikan satu baju ahli neraka itu digantung di antara langit dan bumi niscaya akan mati penduduk bumi karena panas dan basinya. Demi Allah yg mengutus engkau dengan hak, andaikan satu pergelangan dari rantai yang disebut dalam Al-Quran itu diletakkan di atas bukit, niscaya akan cair sampai ke bawah bumi yang ke tujuh. Demi Allah yg mengutus engkau dengan hak, andaikan seorang di ujung barat tersiksa, niscaya akan terbakar orang-orang yang di hujung timur karena sangat panasnya; Jahannam itu sangat dalam dan perhiasannya besi dan minumannya air panas campur nanah dan pakaiannya potongan-potongan api. Api neraka itu ada tujuh pintu, tiap-tiap pintu ada bagiannya yang tertentu dari orang laki-laki dan perempuan."

Nabi s.a.w. bertanya:
"Apakah pintu-pintunya bagaikan pintu-pintu rumah kami?"
Jawabnya:
"Tidak, tetapi selalu terbuka, setengahnya dibawah dari lainnya, dari pintu ke pintu jarak perjalanan 70.000 tahun, tiap pintu lebih panas dari yang lain 70 kali ganda.' (Catatan: pintu yang lebih bawah lebih panas)"

Tanya Rasulullah s.a.w.:
"Siapakah penduduk masing-masing pintu?"
Jawab Jibril:
"Pintu yang terbawah untuk orang-orang munafik, dan orang-orang yang kafir setelah diturunkan hidangan mukjizat nabi Isa as. serta keluarga Fir'aun sedang namanya Al-Hawiyah.
Pintu kedua tempat orang-orang musyrikin bernama Jahim.
Pintu ketiga tempat orang shobi'in bernama Saqar.
Pintu ke empat tempat Iblis dan pengikutnya dari kaum majusi bernama Ladha.
Pintu kelima orang yahudi bernama Huthomah.
Pintu ke enam tempat orang nashara bernama Sa'eir.'
Kemudian Jibrail diam segan pada Rasulullah saw. sehingga ditanya:

"Mengapa tidak kau terangkan penduduk pintu ke tujuh?"
Jawabnya:
"Di dalamnya orang-orang yang berdosa besar dari ummatmu yang sampai mati belum sempat bertaubat."

Maka Nabi saw. jatuh pingsan ketika mendengar keterangan itu, sehingga Jibril meletakkan kepala Nabi saw. di pangkuannya sehingga sadar kembali dan sesudah sadar Nabi saw bersabda:
"Ya Jibril, sungguh besar kerisauanku dan sangat sedihku, apakah ada seorang dari ummat ku yang akan masuk kedalam neraka?"
Jawabnya:
"Ya, yaitu orang yang berdosa besar dari ummatmu."

Kemudian Nabi saw. menangis, Jibril juga menangis; kemudian Nabi saw. masuk ke dalam rumahnya dan tidak keluar kecuali untuk shalat kemudian kembali dan tidak berbicara dengan orang dan bila shalat selalu menangis dan minta kepada Allah.

(Dipetik dari kitab 'Peringatan Bagi Yang Lalai')

DariHadith Qudsi: Bagaimana kamu masih boleh melakukan maksiat sedangkan kamu tak dapat bertahan dengan panasnya terik matahari Ku.
Tahukah kamu bahwa neraka jahanamKu itu:
1. Neraka Jahanam itu mempunyai 7 tingkat
2. Setiap tingkat mempunyai 70.000 daerah
3. Setiap daerah mempunyai 70.000 kampung
4. Setiap kampung mempunyai 70.000 rumah
5. Setiap rumah mempunyai 70.000 bilik
6. Setiap bilik mempunyai 70.000 kotak
7. Setiap kotak mempunyai 70.000 batang pokok zarqum
8. Di bawah setiap pokok zarqum mempunyai 70.000 ekor ular
9. Di dalam mulut setiap ular yang panjang 70 hasta mengandung lautan racun yang hitam pekat.
10. Juga di bawah setiap pokok zarqum mempunyai 70.000 rantai
11. Setiap rantai diseret oleh 70.000 malaikat

Mudah-mudahan ini dapat menimbulkan keinsyafan kepada kita semua......Wallahua'lam.

Al-Quran Surah Al- Baqarah Ayat 159
"Sesungguhnya orang-orang yang menyembunyikan apa yang telah Kami turunkan dari keterangan-keterangan dan petunjuk hidayah, sesudah Kami terangkannya kepada manusia di dalam Kitab Suci, mereka itu dilaknat oleh Allah dan dilaknat oleh sekalian makhluk."

Disebutkan di dalam satu riwayat, bahawasanya apabila para makhluk dibangkitkan dari kubur, mereka semuanya berdiri tegak di kubur masing-masing selama 44 tahun UMUR AKHIRAT dalam keadaan TIDAK MAKAN dan TIDAK MINUM , TIDAK DUDUK dan TIDAK BERCAKAP .

Bertanya orang kepada Rasulullah saw :
'Bagaimana kita dapat mengenali ORANG-ORANG MUKMIN kelak di hari qiamat?'
Maka Rasulullah saw. bersabda:
"Umatku dikenali kerana WAJAH mereka putih disebabkan oleh WUDLU'. Bila qiamat datang maka malaikat datang kekubur orang mukmin sambil membersihkan debu di badan mereka KECUALI pada tempat sujud. Bekas SUJUD tidak dihilangkan. Maka memanggilah dari Dzat yang memanggil. Bukanlah debu 'itu dari debu kubur mereka, akan tetapi debu itu ialah debu KEIMANAN' mereka. Oleh karenanya tinggalah debu itu sehingga mereka melalui titian' Siratul Mustaqim dan memasuki Alam SYURGA, sehingga setiap orang melihat para mukmin itu mengetahui bahawa mereka adalah pelayan Ku dan hamba-hambaKu."


Didalam satu riwayat yang lain dari Jabir bin Abdullah ra. Rasulullah saw bersabda:

"Apabila datang hari QIAMAT dan orang-orang yang berada di dalam kubur dibangkitkan maka Allah swt memberi wahyu kepada Malaikat Ridhwan: 'Wahai Ridhwan, sesungguhnya Aku telah mengeluarkan hamba-hamba Kuberpuasa ( Ahli Puasa ) dari kubur mereka di dalam keadaan letih dan dahaga. Maka ambilah dan berikan mereka segala makanan yang digoreng dan buah-buahan SYURGA. ' Maka Malaikat Ridhwan menyeru, wahai sekalian kawan-kawan dan semua anak-anak yang belum baligh, lalu mereka semua datang dengan membawa dulang dari nur dan berhimpun dekat Malaikat Ridhwan bersama dulang yang penuh dengan buah-buahan dan minuman yang lazat dari syurga dengan sangat banyak melebihi daun-daun kayu dibumi. Jika Malaikat Ridhwan berjumpa mukmin maka dia memberi makanan itu kepada mereka sambil mengucap sebagaimana yang difirman oleh Allah swt di dalam Surah Al-Haqqah: "Makan dan minumlah dengan sedap disebabkan AMAL yang telah kamu kerjakan pada HARI yang telah LALU itu."

* Tolong sebarkan kisah ini kepada saudara Islam yang lain.
Ilmu yang bermanfaat ialah salah satu amal yang berkekalan bagi orang yang mengajarnya meskipun dia sudah mati.
' Dan ( ingatlah ) Allah sentiasamengetahui dengan mendalam akan apa pun yang kamu lakukan.' (SurahAl-Baqarah : 237)

Untuk renungan dan amalan bersama ..
DOA Nabi Allah Yunus
"LAA ILAHA ILLA ANTA SUBHANAKA INNI KUNTU MINALZHAALIMIIN"

Kamis, 16 September 2010

INSIDEN HKBP - MUSLIM (FPI) DI BEKASI




Assalamualaikum Wr Wb,
Hadirin Rahimakumullah,
Tidak seperti biasanya kami mengirimkan naskah Buletin Ad Dakwah, itu dikarenakan msh libur. Namun ada berita penting yang perlu kami sampaikan perihal kasus yang menimpa saudara-saudara kita di Bekasi. Tak lupa kami juga mengucapkan:
Taqabbalallahu minna wa minkum, taqabbal yaa karim. Kami mohon maaf lahir maupun batin atas segala kesalahan yang kami perbuat.
Wassalamualaikum Wr Wb.


Umat Islam Bekasi VS HKBP

Dua puluh tahun, umat Islam Bekasi telah menunjukkan KETINGGIAN SIKAP TOLERANSI dan KEBESARAN JIWA terhadap Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) dengan membiarkan jemaatnya melakukan kebaktian setiap Ahad di rumah tinggal seorang warga perumahan Mustika Jaya, Ciketing, Bekasi.
Dua puluh tahun, umat Islam Bekasi tidak pernah keberatan, apalagi usil dan mengganggu ibadah Jemaat HKBP di tempat tersebut.

Dua puluh tahun, umat Islam Bekasi tetap tidak protes dengan adanya Jemaat HKBP yang datang dari luar perumahan, bahkan luar Bekasi ke tempat tersebut.

Namun, setelah dua puluh tahun, seiring dengan makin banyaknya Jemaat HKBP yangg datang ke tempat tersebut dari berbagai daerah, maka Jemaat HKBP mulai tidak terkendali. Bahkan Jemaat HKBP mulai arogan, tidak ramah lingkungan, tidak menghargai warga sekitar yang mayoritas muslim, seenaknya menutup jalan perumahan untuk setiap kegiatan mereka, bertingkah bak penguasa, merusak tatanan kehidupan bertetangga, menciptakan berbagai problem sosial dan hukum. Puncaknya, HKBP ingin menjadikan rumah tinggal tersebut sebagai GEREJA LIAR.

Setelah dua puluh tahun, umat Islam Bekasi, khususnya warga perumahan Mustika Jaya, Ciketing, mulai gerah dan merasa terganggu dengan pola tingkah Jemaat HKBP yang semakin hari semakin arogan, bahkan nekat memanipulasi perizinan warga sekitar untuk GEREJA LIAR mereka.

Sekali pun kesal, kecewa dan marah, umat Islam Bekasi tetap patuh hukum dan taat undang-undang. GEREJA LIAR HKBP di Ciketing diprotes dan digugat melalui koridor hukum yang sah, sehingga akhirnya GEREJA LIAR tersebut disegel oleh Pemkot Bekasi. Tapi HKBP tetap ngotot dg GEREJA LIARnya, bahkan solusi yang diberikan Pemkot Bekasi untuk dipindahkan ke tempat lain secara sah dan legal pun ditolak.

HKBP menebar FITNAH bahwa umat Islam Bekasi melarang mereka beribadah dan mengganggu rumah ibadah mereka. Lalu secara demonstratif jemaat HKBP setiap Ahad keliling melakukan KONVOI RITUAL LIAR dengan berjalan kaki, dari GEREJA LIAR yang telah disegel ke lapangan terbuka dalam perumahan di depan batang hidung warga muslim Ciketing, dengan menyanyikan lagu-lagu gereja, tanpa mempedulikan perasaan dan kehormatan warga muslim di sana.

Akhirnya, terjadi insiden bentrokan antara HKBP dengan warga muslim Ciketing pada Ahad, 8 Agustus 2010, tiga hari sebelum Ramadhan 1431 H. Dalam insiden tersebut, dua pendeta HKBP sempat mengeluarkan PISTOL dan menembakkannya.

Selanjutnya, tatkala umat Islam Bekasi masih dalam suasana Idul Fithri, pada Ahad 3 Syawwal 1431 H / 12 September 2010 M, Pendeta dan Jemaat HKBP kembali melakukan provokasi dengan menggelar KONVOI RITUAL LIAR sebagaimana yang dulu sering mereka lakukan. Kali ini terjadi insiden bentrokan antara 200 orang HKBP dengan 9 IKHWAN WARGA BEKASI yang berpapasan saat konvoi. Peristiwa tersebut DIDRAMATISIR oleh HKBP sebagai penghadangan dan penusukan pendeta.

Media pun memelintir berita peristiwa tersebut, sehingga terjadi PENYESATAN OPINI. Akhirnya, banyak anggota masyarakat menjadi KORBAN MEDIA, termasuk Presiden sekali pun.

Peristiwa Bekasi Ahad 3 Syawwal 1431 H / 12 Sept 2010 M, BUKAN perencanaan tapi insiden, BUKAN penghadangan tapi perkelahian, BUKAN penusukan tapi tertusuk, karena 9 warga Bekasi yang dituduh sebagai pelaku adalah IKHWAN yang sedang lewat berpapasan dengan KONVOI RITUAL LIAR yang dilakukan 200 HKBP bersama beberapa pendetanya di lingkungan perkampungan warga muslim Ciketing. Lalu terjadi perkelahian, saling pukul, saling serang, saling tusuk dan saling terluka.

Pendeta dan jemaat HKBP yang dirawat di Rumah Sakit dibesuk pejabat tinggi, mendapat perhatian khusus Presiden dan Menteri, namun siapa peduli dengan warga Bekasi yang juga terluka dan dirawat di Rumah Sakit ?. Bahkan salah seorang dari 9 warga Bekasi tersebut, justru ditangkap saat sedang dirawat di sebuah Rumah Sakit akibat luka sabetan senjata tajam HKBP.

Mari gunakan LOGIKA SEHAT: Jika peristiwa tersebut PERENCANAAN, mana mungkin 9 ikhwan melakukannya secara terang-terangan dengan busana muslim dan identitas terbuka ! Jika peristiwa tersebut PENGHADANGAN, mana mungkin 9 orang menghadang 200 orang, apa tidak sebaliknya ?! Jika peristiwa tersebut PENUSUKAN, mana mungkin 9 ikhwan lebam-lebam, luka, patah tangan, bahkan ada yg tertusuk juga !

Soal PENON-AKTIFAN Ketua FPI Bekasi Raya oleh DPP-FPI bukan karena salah, tapi untuk melancarkan roda organisasi FPI Bekasi Raya yang teramat BERAT tantangannya, sekaligus meringankan beban tugas sang Ketua yang sedang menghadapi UJIAN BERAT dalam menghadapi tuduhan dan proses hukum. Jadi, putusan tersebut sudah tepat, dan merupakan langkah brillian dari DPP mau pun DPW FPI Bekasi.

Langkah tersebut bukan saja cerdas, tapi menjadi bukti TRADISI FPI yang berani, tegas dan bertanggung-jawab. Ketua FPI Bekasi Raya, baru disebut-sebut namanya saja oleh pihak kepolisian, sudah dengan gagah langsung serahkan diiri ke Polda Metro Jaya secara sukarela didampingi DPP-FPI untuk diperiksa. Dan siap menjalani proses hukum bila dinilai bertanggung-jawab dalam insiden Bekasi, walaupun beliau tidak ada di lokasi kejadian. Bandingkan dengan SIKAP PENGECUT Pemred Palyboy Erwin Arnada yang melarikan diri dari VONIS DUA TAHUN PENJARA yang sdh ditetapkan Mahkamah Agung sejak 29 Juli 2009. Bandingkan dengan sikap pengecut DEWAN PERS dan LSM KOMPRADOR yang berusaha melindungi dan membantu Sang TERORIS MORAL tersebut dari putusan tetap Mahkamah Agung.

Bagi segenap pengurus, anggota, aktivis, laskar dan simpatisan FPI dari Pusat hingga ke Daerah, bahwa Ketua FPI Bekasi Raya adalah PEJUANG bukan pecundang. Beliau TIDAK ADA DI LOKASI kejadian saat peristiwa. Beliau hanya kirim SMS AJAKAN kpd umat Islam untuk membela warga Ciketing beberapa hari sebelum peristiwa, tapi dituduh sebagai provokator, sedang para Pendeta HKBP yang mengajak, membawa dan memimpin massa Kristen serta memprovokasi warga muslim dengan KONVOI RITUAL LIAR, tak satu pun diperiksa.

Kini yang menjadi pertanyaan adalah :

1. Kenapa para Pendeta HKBP yang jadi PROVOKATOR dan PENGACAU tidak diperiksa ?

2. Kenapa kegiatan HKBP setiap Ahad di Ciketing yg menggelar KONVOI RITUAL LIAR keliling perumahan warga muslim dengan lagu-lagu Gereja secara demonstratif dibiarkan ?

3. Kenapa dua pendeta yang bawa PISTOL dan menembakannya ke warga pada insiden 8 Agustus 2010 tidak ditangkap ?

4. Kenapa dua jemaat HKBP, Purba dan Sinaga, yang bawa PISAU saat insiden 12 September 2010 sudah ditangkap lalu dilepas kembali ?

5. Kenapa jemaat HKBP yang memukul dan menusuk 9 ikhwan warga Bekasi tidak ditangkap ?

6. Kenapa Presiden dan Para Menteri serta pejabat dan sederetan Tokoh Nasional memberikan simpatik kepada PENGACAU sambil menyalahkan warga muslim Bekasi ?

7. Kenapa banyak pihak senang mengambil kesimpulan dan keputusan hanya berdasarkan OPINI dan ISSUE media ?

8. Kenapa di Indonesia yang merupakan negeri mayoritas muslim terbesar di dunia, justru yg terjadi adalah MAYORITAS TERTINDAS OLEH TIRANI MINORITAS ?

9. Kenapa MINORITAS di Indonesia terlalu dimanjakan, sehingga mereka jadi tidak tahu diri, bahkan menjadi angkuh dan sok jago ?

10. Kenapa ketika terjadi insiden kecil terhadap SEORANG PENDETA semua teriak nyaring, tapi ketika RIBUAN umat Islam dibantai di Ambon, Sampit dan Poso teriakan macam itu tak terdengar ?

Laa ilaaha illallaah, Muhammadur Rasuulullaah. Jawablah semua pertanyaan tsb dengan jiwa bersih dan akal sehat serta argumentasi Syariat.

Oleh sebab itu, Keadilan harus ditegakkan ! Hukum tidak pilih kasih ! Jika 9 Ikhwan warga Bekasi sudah ditahan karena dituduh terlibat langsung dalam perkelahian tersebut, dan Ketua FPI Bekasi Raya pun sudah ditahan karena dituduh terlibat secara tidak langsung, maka mereka yg terlibat langsung maupun tidak langsung dari kelompok HKBP harus ditahan juga !

Karenanya, segenap pengacara Bantuan Hukum Front (BHF) dari DPP-FPI dan Kongres Umat Islam Bekasi (KUIB) akan tetap dan terus berjuang melakukan pembelaan hukum terhadap Ketua FPI Bekasi Raya dan seluruh warga Bekasi yang ditahan akibat peristiwa tersebut. Tekad Bulat BHF dan KUIB adalah membuktikan bahwa mereka TIDAK BERSALAH, karena mereka hanya KORBAN AROGANSI HKBP dan OPINI SESAT MEDIA MASSA. Bahkan BHF dan KUIB akan tetap dan terus berjuang membela hak-hak warga Ciketing yang selama ini dirampas dan dirusak oleh HKBP.

Bekasi kota religi. Bekasi kota Islami. Siapa ingin kotori atau kacaukan Bekasi silakan keluar dari Bekasi !

Sebar luaskan berita ini agar umat Islam tidak menjadi KORBAN MEDIA !

Hasbunallaahu wa Ni'mal Wakiil, Ni'mal Maulaa wa Ni'man Nashiir.

Allahu Akbar ! 3x

Habib Muhammad Rizieq Syihab

Minggu, 15 Agustus 2010

Mengenal makna "minal aidin wal faidzin" dan ucapan pada hari 'ied



Frasa yang akan banyak diucapkan orang di hari berbuka (baca: 'iedul fitri) adalah "Minal Aidin Wal Faizin". Seringkali frasa berbahasa Arab ini diikuti dengan frasa berbahasa Indonesia: maaf lahir dan batin. Orang mengucapkan dua frasa ini biasanya sambil menyorongkan tangan untuk bersalaman. SMS pun akan banyak mengutip frasa ini. Bahkan iklan di media cetak dan televisi juga menampilkan rangkaian kata ini. Seringkali pula tulisan berhuruf latin ini dibikin sedemikian rupa sehingga menyerupai kaligrafi huruf Arab.

Tapi, tahukah Anda bahwa frasa "Minal Aidin Wal Faizin" itu tidak dikenal dalam budaya Arab (terlebih lagi dalam islam)?

Dalam buku berjudul "Bahasa!" terbitan TEMPO. Di halaman 177 buku ini, Qaris Tajudin mengungkapkan bahwa memang frasa Minal Aidin Wal Faizin “berasal dari bahasa Arab, bahasa yang banyak menyumbang istilah keagamaan di Indonesia, baik agama Islam maupun Kristen.” Qaris mengatakan bahwa selain tidak dikenal dalam budaya Arab, frasa Minal Aidin Wal Faizin juga hanya dapat dimengerti oleh orang Indonesia. Frasa ini bisa ditemui dalam kamus bahasa Indonesia, tapi tidak ditemukan dalam kamus bahasa Arab, kecuali dalam lema kata per kata.

Lalu, apa arti Minal Aidin Wal Faizin? Terjemahan frasa ini adalah: dari orang yang kembali dan orang-orang yang menang. Mungkin maksud lengkapnya adalah:”Semoga Anda termasuk orang-orang yang kembali (ke jalan Tuhan) dan termasuk orang yang menang (melawan hawa nafsu).” ternyata, adalah kesalahan besar jika kita mengartikan Minal Aidin Wal Faizin dengan “mohon maaf lahir dan batin”.

[dinukil dari: http://jalansutera.com/]

Ucapan pada hari 'ied

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah ditanya tentang ucapan selamat pada hari raya maka beliau menjawab [Majmu Al-Fatawa 24/253] :

"Ucapan pada hari raya, di mana sebagian orang mengatakan kepada yang lain jika bertemu setelah shalat Ied :

تَÙ‚َبَّÙ„َ اللهُ Ù…ِÙ†َّا ÙˆَÙ…ِÙ†ْكم

Taqabbalallahu minnaa wa minkum

"Artinya : Semoga Allah menerima dari kami dan dari kalian"

Dan (Ahaalallahu 'alaika), dan sejenisnya, ini telah diriwayatkan dari sekelompok sahabat bahwa mereka mengerjakannya. Dan para imam memberi rukhshah untuk melakukannya seperti Imam Ahmad dan selainnya.

Akan tetapi Imam Ahmad berkata :

"Aku tidak pernah memulai mengucapkan selamat kepada seorangpun, namun bila ada orang yang mendahuluiku mengucapkannya maka aku menjawabnya. Yang demikian itu karena menjawab ucapan selamat bukanlah sunnah yang diperintahkan dan tidak pula dilarang. Barangsiapa mengerjakannya maka baginya ada contoh dan siapa yang meninggalkannya baginya juga ada contoh, wallahu a'lam." [Lihat Al Jauharun Naqi 3/320. Berkata Suyuthi dalam 'Al-Hawi: (1/81) : Isnadnya hasan]

Berkata Al Hafidh Ibnu Hajar dalam Fathul Bari [2/446] :

"Dalam "Al Mahamiliyat" dengan isnad yang hasan dari Jubair bin Nufair, ia berkata :

"Artinya : Para sahabat Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam bila bertemu pada hari raya, maka berkata sebagian mereka kepada yang lainnya : Taqabbalallahu minnaa wa minka (Semoga Allah menerima dari kami dan darimu)".

Ibnu Qudamah dalam "Al-Mughni" (2/259) menyebutkan bahwa Muhammad bin Ziyad berkata : "Aku pernah bersama Abu Umamah Al Bahili dan selainnya dari kalangan sahabat Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam. Mereka bila kembali dari shalat Id berkata sebagiannya kepada sebagian yang lain : Taqabbalallahu minnaa wa minka"

Imam Ahmad menyatakan : "Isnad hadits Abu Umamah jayyid (bagus)" [2]

Adapun ucapan selamat : (Kullu 'aamin wa antum bikhair) atau yang semisalnya seperti yang banyak dilakukan manusia [seperti "minal aidin wal faidzin" yang tersebar luas di Indonesia], maka ini tertolak tidak diterima, bahkan termasuk perkara yang disinggung dalam firman Allah,

Ø£َتَسْتَبْدِÙ„ُونَ الَّذِÙŠ Ù‡ُÙˆَ Ø£َدْÙ†َÙ‰ٰ بِالَّذِÙŠ Ù‡ُÙˆَ Ø®َÙŠْرٌ ؟

"Apakah kalian ingin mengambil sesuatu yang rendah sebagai pengganti yang lebih baik?" [Al-Baqåråh: 61]

[Disalin dari buku Ahkaamu Al Iidaini Fii Al Sunnah Al Muthahharah, edisi Indonesia Hari Raya Bersama Rasulullah, oleh Syaikh Ali bin Hasan bin Ali Abdul Hamid Al-Halabi Al-Atsari, terbitan Pustaka Al-Haura', penerjemah Ummu Ishaq Zulfa Husein, http://www.almanhaj.or.id/content/1177/slash/0]

Foote Note:

[1]. Al Jalal As Suyuthi menyebutkan dalam risalahnya " Wushul Al Amani bi Ushul At Tahani" beberapa atsar yang berasal lebih darisatu ulama Salaf, di dalamnya ada penyebutan ucapan selamat



Sabtu, 31 Juli 2010

SELAMAT DATANG BULAN KEMENANGAN


Berbahagialah kalau sampai hari ini para petinggi Amerika Serikat beserta para sekutunya masih memandang kekuatan Islam sebagai ancaman bagi mereka. Ini menunjukkan masih ada elemen umat Islam yang tetap memegang teguh kemurnian ajaran Islam sebagaimana dulu agama ini dilahirkan.

Sebagai pengulangan sejarah, ketika Rasulullah saw. mendakwahkan ajaran Islam kepada khalayak di kota Mekkah secara sembunyi-sembunyi, para petinggi Quraisy sudah merasa resah. Naluri politik mereka mengatakan: "Sebuah kekuatan al-haq telah lahir, dan cepat atau lambat akan menggilas kekuatan bathil". Ketika Rasulullah saw. menyebarkan Al Islam dengan terang-terangan, para petinggi Mekkah menyadari bahwa kekuatan al-haq sudah mulai bergerak menghancurkan kejahiliahan dan kebatilan yang mereka usung. Supaya tidak digilas, mereka berupaya mendahului menumpas kekuatan baru itu. Sejarah membuktikan, agama Islam justru kian membesar dan kuat, hingga akhirnya berhasil menumbangkan kekuatan kafirin Mekkah.

Disaat ajaran Islam mulai merambah keluar dari jazirah Arab, giliran Heraklius, kaisar Byzantium (Romawi Timur) yang merasa nervous melihat kedatangan agama baru dari wilayah gurun pasir gersang itu; terlebih ketika pasukannya berhasil dikalahkan pasukan Islam dalam beberapa pertempuran. Kabar kekalahan ini membuat Heraklius penasaran. Dipanggilnya panglima pasukan Byzantium, kemudian dia interogasi: "Lebih banyak mana, pasukan kalian atau pasukan mereka ?"
"Bahkan jumlah pasukan kita selalu berlipat ganda dari mereka disetiap negeri".
"Lalu apa yang menyebabkan kalian kalah ?"
Berkatalah seorang tua dari mereka: "Karena mereka bangun (beribadah) pada waktu malam dan puasa disiang hari, mereka menepati janji yang telah dibuat, memerintahkan kebaikan dan melarang kemunkaran, saling melayani sesamanya. Sebaliknya kita minum khamr, berzina, memakan yang haram, melanggar janji, merampok, menzalimi, menyuruh berbuat jahat dan membuat kerusakan dimuka bumi".

Kemudian Heraklius bertanya kepada seorang tentaranya yang pernah ditawan oleh kaum muslimin. "Jelaskan padaku tentang mereka"
Jawabnya: "Saya akan menggambarkan kepadamu seakan-akan kau lihat mereka. Mereka adalah penunggang kuda perang diwaktu siang, pendeta diwaktu malam. Mereka tidak akan memakan makanan di daerah kekuasaannya melainkan dengan membayar harganya dan tidak memasuki suatu daerah kecuali dengan kedamaian, mereka tidak menyerang sebelum diserang".
Kata Heraklius: "Kalau yang kau katakan itu benar, niscaya mereka akan menduduki tempat berdiri kedua kaki ini".

Sekian tahun kemudian, estimasi Heraklius jadi kenyataan. Dia harus meninggalkan istananya di Konstaninopel (Istambul) dengan berurai air mata, karena ibu kota Byzantium itu akhirnya berhasil dikuasai pasukan Islam. Atas kemenangan yang gemilang ini Khalifah Abu Bakr Ash-Shiddiq menulis: "Kalian orang-orang Islam tidak akan dapat dikalahkan karena jumlah yang kecil. Tapi kalian pasti dapat dikalahkan walaupun mempunyai jumlah yang banyak melebihi jumlah musuh jika kalian terlibat didalam dosa-dosa".

Inilah rahasia kemenangan para pendahulu kita; dan ini juga jawaban kenapa selama ini umat Islam sering kalah dalam berbagai peperangan dan persaingan dengan pihak lawan. Umat Islam sekarang akrab dengan berbagai perbuatan dosa dan perbuatan hina, sehingga Allah mencabut rasa takut orang kafir kepada orang Mukmin.

Untuk kembali meraih kejayaan dan kemenangan, tidak ada cara lain kecuali kaum Muslimin harus meninggalkan berbagai perbuatan dosa dan kehinaan.

Dihadapan kita akan datang bulan Ramadhan, bulan untuk menaklukkan hawa nafsu, menggenjot amalan-amalan ma'ruf serta mencampakan amalan-amalan munkar. Jangan sia-siakan kesempatan meraih kembali kejayaan kita.

SELAMAT DATANG BULAN PERJUANGAN. SELAMAT DATANG BULAN KEMENANGAN
.

Dikutip dari: Hidayatullah, edisi 06/xviii Oktober 2005.


Jumat, 30 Juli 2010

I M A N



Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Sebentar lagi kita akan menyambut kehadiran Bulan Ramadhan yang dimuliakan oleh Allah. Dan perintahNya adalah :

Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertaqwa. (QS. 2:183)

Seruan tersebut ditujukan kepada orang-orang yang beriman. Siapakah orang-orang beriman tersebut ?

Sesungguhnya orang-orang yang beriman hanyalah orang-orang yang beriman kepada Allah dan Rasul-Nya kemudian mereka tidak ragu-ragu dan mereka berjihad dengan harta dan jiwa mereka pada jalan Allah, mereka itulah orang-orang yang benar. (QS. 49:15)

Tanda-tandanya :

Sesungguhnya orang-orang yang beriman itu adalah mereka yang apabila disebut nama Allah gemetarlah hati mereka, dan apabila dibacakan kepada mereka Ayat-ayat-Nya, bertambahalah iman mereka (karenanya) dan kepada Tuhanlah mereka bertawakkal, (QS. 8:2).

(yaitu) orang-orang yang mendirikan shalat dan yang menafkahkan sebagian dari rejeki yang Kami berikan kepada mereka. (QS. 8:3).

Itulah orang-orang yang beriman dengan sebenar-benarnya. Mereka akan memperoleh beberapa derajat ketinggian di sisi Tuhannya dan ampunan serta rejeki (nikmat) yang mulia. (QS. 8:4)

Mudah2an kita sudah siap dengan keimanan yang dimaksudkan Allah, sehingga dapat menjalankan saum dengan sempurna sesuai ketentuan dan ketetapan Allah. Amin.

Wassalam.

SERBA SERBI RAMADHAN ( Bag. 4)


Dari Abu Sa'id Al Khudry ra. berkata, Rasulullah saw. bersabda: "Siapa pun yang puasa satu hari semata-mata karena Allah maka dirinya akan dijauhkan oleh Allah dari api neraka sejauh perjalanan tujuh puluh tahun karena puasanya itu". (HR. Bukhari dan Muslim).

Dari 'Amr bin 'Ash ra. bahwasannya Rasulullah saw. bersabda: "Kelebihan puasa kami dan puasa ahli kitab adalah adanya makan sahur". (HR. Muslim).

Dari Abu 'Athiyyah berkata: "Saya bersama Masruq datang kepada 'Aisyah ra. kemudian Masruq berkata kepada 'Aisyah: "Ada dua shahabat Nabi Muhammad saw. yang masing-masing ingin mengejar kebaikan, dimana salah seorang dari keduanya itu cepat-cepat mengerjakan shalat Maghrib dan berbuka, sedangkan yang lain memperlambat shalat Maghrib dan berbuka". 'Aisyah bertanya: "Siapakah yang cepat-cepat mengerjakan shalat Maghrib dan berbuka ?". Masruq menjawab: "Abdullah, yakni Ibnu Mas'ud". Kemudian 'Aisyah berkata: "Demikianlah apa yang diperbuat oleh Rasulullah saw.". (HR. Muslim).

Dari 'Aisyah dan Ummu Salamah ra. berkata: "Rasulullah saw. sering masuk waktu Shubuh masih dalam keadaan junub yang bukan karena bermimpi kemudian beliau berpuasa" (HR. Bukhari dan Muslim).


SERBA SERBI RAMADHAN ( Bag. 3)


Dari Shal bin Sa'd ra. dari Nabi saw., beliau bersabda: "Sesungguhnya di dalam sorga itu ada sebuah pintu yang bernama Ar Rayyan (pintu kesegaran) dimana nanti pada hari Kiyamat orang-orang yang berpuasa akan masuk sorga lewat pintu itu, dan tidak seorang pun selain mereka yang bisa masuk lewat pintu itu; dimana penjaga pintu itu mengucapkan: "Mana orang-orang yang puasa ?". Kemudian mereka pun berdiri, tidak ada seorang pun selain mereka yang boleh masuk lewat pintu itu. Apabila mereka telah masuk sorga semua maka pintu itu ditutup; oleh karenanya tidak ada seorang pun yang masuk lewat pintu tersebut selain mereka itu". (HR. Bukhari dan Muslim).

Dari Ibnu 'Umar ra. berkata: "Rasulullah saw. mempunyai tukang adzan dua orang yaitu Bilal dan putra Ummu Maktum. Rasulullah saw. bersabda: "Sesungguhnya Bilal itu mengumandangkan adzan pada waktu malam maka makan dan minumlah kamu sekalian sampai putra Ummu Maktum mengumandangkan adzan". Beliau bersabda pula: "Jarak antara kedua adzan itu hanya sekedar turunnya yang pertama dan naiknya yang kedua". (HR. Bukhari dan Muslim).

Dari Umar bin Khaththab ra. berkata, Rasulullah saw. bersabda: "Apabila waktu malam telah datang dari sini, dan waktu siang telah berlalu dari sini, serta matahari telah terbenam maka orang yang berpuasa boleh berbuka". (HR. Bukhari dan Muslim).

Dari Abu Hurairah ra. berkata, Nabi saw. bersabda: "Barangsiapa yang tidak mau meninggalkan kata-kata bohong dan selalu memperbuatnya maka Allah tidak memperdulikan puasanya itu dimana ia telah susah payah meninggalkan makan dan minum". (HR. Bukhari).

Dari 'Aisyah ra. berkata: "Rasulullah saw. sering masuk waktu fajar masih dalam keadaan junub karena bersetubuh dengan istrinya, kemudian beliau mandi dan wudlu'". (HR. Bukhari dan Muslim).

Dari Anas ra. bahwasannya Nabi saw. datang ke tempat Sa'd bin 'Ubadah ra. kemudian ia menyajikan roti dan mentega maka beliau pun memakannya serta bersabda: "Telah berbuka di tempatmu orang-orang yang berpuasa, dan memakan makananmu orang-orang yang baik, serta malaikat mendo'akan kamu". (HR. Abu Daud).